wah! saya memang keterlaluan ya, meninggalkan blog saya ini hampir satu bulan lamanya. wuuiih. mungkin karena belakangan ini saya terlalu sibuk (alasan), atau sudah terlalu terlena dengan tumblr, heheh. Saya pecinta quote, dan foto, di sana saya tidak perlu bertutur panjang lebar seperti disini. Walaupun, saya merasa di sana kurang etis sepertinya bertutur panjang seperti di sini. Jadi intinya saya tetap butuh blog ini. yeeaaay!
Hmm, jadi teringat kejadian hari ini, sedikit bercerita yah, atau banyak juga boleh dong yah, orang blog saya ini, suka-suka saya dong! (loh kok saya jadi nyolot?). Tadi saya dimintai seorang teman untuk menemani dia berburu henpon, atau bahasa EYD (Ejaan Yang Disempurnakan)-nya telepon genggam, di salah satu pusat barang-barang elektronik di kota saya. Putar sana-putar sini, kerjaan saya hanya mengikuti dia saja, udah kayak angkot aja saya, tiba-tiba berhenti karena teman saya itu ternyata nyangkut di salah satu konter henpon. Selama menemani teman saya itu, saya banyak memperhatikan sekitar, bapak-bapak yang marah-marah karena sudah jauh-jauh datang dari Lembang tapi henpon dia tidak bisa dapat garansi lah, mbak-mbak penjaga konter yang lagi ccp (curi-curi pandang) sama mas-mas penjaga konter di seberangnya-lah, sampai di akhir perjalanan saya menarik benang merahnya dari seluruh pelayanan di konter-konter henpon yang saya dan teman saya sambangi, bahwa rata-rata para penjual henpon tidak capable dalam menjual barang mereka. Contohnya nih ya, teman saya itu tadi ingin tahu masalah tampilan menu di salah satu tipe henpon, eh dia malah promosi betapa besarnya megapixel kamera itu, lalu teman saya nanya perbandingan antara merk A dan B lebih "tahan banting" yang mana, eh mereka semua malah menjawab "ya kalo di banting mah semua merk juga bisa rusak neng" padahal kan yang teman saya maksud itu bukan tahan banting buat di banting atau dilempar beneran..hhh
Tapi akhirnya saya dan teman saya sampai ke pemberhentian terakhir dimana itu adalah tempat saya dan teman saya dulu membeli henpon-henpon kami. Beruntung tidak dihadapi oleh mbak-mbak atau mas-mas yang tidak capable seperti sebelumnya. Dan teman saya pun akhirnya mendapatkan henpon yang sesuai dengan seleranya, yeeaay!
Selasa, 06 Januari 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

2 komentar:
lucuuu wind hahaha, tai emang tu mba2 lazy ass lazy mouth! btw, thanx yah windddd...
hahahaha..anytime ar..gara2 gw terlalu suka merhatiin orang jadi susah begini yah,,jadi suka komentar-komentar ga jelas gitu nih gw..huhuuhu
Posting Komentar