Minggu, 15 Februari 2009
sekedar prolog
Tulisan ini hanya sekedar prolog untuk beberapa tulisan saya mendatang. Beberapa minggu ini dalam benak saya berkutat rasa dongkol dan keki terhadap beberapa masalah dan tragedi yang terjadi di negara ini. Artikel pertama, tema yang akan saya angkat adalah meninggalnya Abdul Aziz Angkat, ketua DPRD Sumatera Utara, setelah terjadi demo pemekaran kota Tapanuli. Saya hanya akan mengungkapkan kekesalan saya, tanpa mencantumkan fakta-fakta, atau mungkin bisa saja saya cantumkan, tergantung mood sayalah nanti. Yang kedua adalah serbuan warga ke rumah Dukun Cilik Ponari di Jember. Sungguh, perasaan saya bercampur aduk setelah melihat berita di televisi, membuat saya heran, malu, marah, dan bahkan takut. Dua peristiwa inilah yang membuat saya belakangan ini sedikit aware terhadap kejadian-kejadian yang terjadi di Indonesia belakangan ini. Kekhawatiran saya semakin bertambah terhadap apapun, kekhawatiran saya meng-absurd, disebabkan tragedi-tragedi absurd pula. Well, selamat menikmati cacian, makian, dan luapan emosi saya yang terangkum dalam pikiran saya pada wacana-wacana berikutnya. Selamat membaca.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar